Tbg GL C: Kontroversi dan Dampak Negatif yang Tidak Dapat Diabaikan


Tbg GL C (Tambang Galian C) memang menjadi isu yang kontroversial di banyak daerah. Meskipun ada yang mengatakan bahwa Tbg GL C dapat memberikan manfaat ekonomi, namun dampak negatifnya tidak dapat diabaikan. Banyak masyarakat yang terkena dampak langsung dari kegiatan Tbg GL C, seperti polusi debu, kerusakan lingkungan, dan penurunan kualitas hidup. Rabu, (4/1/25).


Mataperistiwa.net || Dampak negatif Tbg GL C semakin jelas, yaitu:


- Longsor: kegiatan Tbg GL C dapat menyebabkan tanah menjadi labil dan rentan longsor, sehingga membahayakan masyarakat sekitar.

- Banjir: Tbg GL C dapat menyebabkan perubahan aliran air dan meningkatkan risiko banjir di daerah sekitar.

- Debu: kegiatan Tbg GL C dapat menghasilkan debu yang berterbangan di lingkungan masyarakat, sehingga membahayakan kesehatan masyarakat.


Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, pemerintah harus memastikan bahwa kegiatan Tbg GL C dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan dan tidak membahayakan masyarakat.


Pemerintah harus lebih serius dalam mengatur dan mengawasi kegiatan Tbg GL C untuk meminimalkan dampak negatifnya. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan transparansi, pengawasan, dan penegakan hukum terhadap kegiatan Tbg GL C.


Editor: Toni Jepara, Kaperwil Jawa Tengah


#TbgGLC #KeterbukaanInformasi #Pengawasan #PenegakanHukum #PartisipasiMasyarakat

Lebih baru Lebih lama